SEPUTAR CHINA


Sumber Transplantasi Organ di China Dipersoalkan PBB

Posted in HAM oleh Seputar China pada Mei 23, 2008

Dua Penyelidik Khusus PBB kembali mengumumkan penemuan mereka sebelumnya terhadap kasus pengambilan organ di China. Sekali lagi mereka meminta penjelasan pemerintah China secara menyeluruh mengenai dugaan pengambilan organ praktisi Falun Gong dan sumber organ yang tiba-tiba meningkat untuk transplantasi yang sedang berlangsung di China sejak tahun 2000.

Demikian dikemukakan oleh Pelapor Khusus PBB Bidang Penyiksaan , Manfred Nowak pada sebuah pertemuan yang diselenggarakan di sekretariat PBB pada bulan Maret 2008. Pada akhir 2005 lalu, dia melakukan perjalanan ke China untuk mencari bukti atas masalah tersebut. Dia adalah pejabat PBB pertama yang datang ke China untuk menyelidiki kasus penyiksaan di negara Tirai Bambu itu. Dalam laporan PBB, dia menunjukkan bahwa kasus penyiksaan terhadap praktisi Falun Gong di China mencapai 66 persen.

Pelapor Khusus PBB bidang Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan, Asma Jahangir dan Manfred Nowak, masing-masing membuat permintaan dan mendokumentasikannya dalam laporan tahunan 2008 kepada Dewan HAM PBB sebagai tindak lanjut dari pembicaraan mereka sebelumnya dengan pemerintah China. Dua Penyelidik Khusus, bersama dengan Sigma Huda, Pelapor Khusus PBB bidang Perdagangan Manusia, mengajukannya kepada penguasa China pada 11 Agustus 2006.

Tertarik dengan informasi yang disampaikan oleh kelompok sukarelawan dan perseorangan, termasuk Kelompok Kerja HAM Falun Gong, Pelapor Khusus PBB menyoroti dan mengangkat pertanyaan mengenai identifikasi sumber organ, waktu tunggu yang singkat untuk menemukan organ tubuh yang cocok, dan hubungan antara transplantasi organ yang meningkat di China dan dimulainya penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong.

Meskipun pemerintah China menanggapi pada 28 November 2006 lalu, dengan kategori penolakan, mereka gagal menjawab masalah-masalah kritis yang ditanyakan oleh Pelapor Khusus PBB. Menindaklanjuti pembicaraan Jahangir dan Nowak yang dikirimkan pada 25 Januari 2007, mereka mendesak kepada pemerintah China untuk menjawab masalah serius ini.

Pembicaraan asli Pelapor Khusus didokumentasikan di dalam laporan tahunan 2007, dan kelanjutan pembicaraan mereka di dalam laporan tahunan 2008 mereka. Laporan tahunan Pelapor Khusus PBB secara khusus mendokumentasikan aktivitas mereka di tahun lalu, dan laporan-laporan ini biasanya dipresentasikan kepada Komisi HAM PBB selama sesi musim semi.

Meneruskan permohonan bagi Cao Dong, seorang saksi mata pengambilan organ di China, dianggap penting untuk dicatat dalam laporan tahunan 2008 mereka. Asma Jahangir dan Manfred Nowak juga melaporkan tindakan mereka yang sangat mendesak, bersama dengan Kelompok Kerja PBB dibindang Penahanan Sewenang-wenang, atas nama Cao Dong.

Pada 21 Mei 2006 di Beijing, Cao berjumpa dengan Edward McMillan-Scott, Wakil Presiden Parlemen Eropa, dan memberikan kesaksian tentang pengambilan organ di China. Setelah pertemuan ini, pihak keamanan China menangkap Cao. Laporan-laporan mengindikasikan bahwa Cao dijatuhi hukuman lima tahun penjara karena dianggap menerima wawancara tidak sah.

Kelompok Kerja HAM Falun Gong (FGHRWG) menyerukan kepada media dan pemerintah di dunia untuk menaruh perhatian atas temuan Pelapor Khusus PBB mengenai pengambilan organ di China, dan tidak memalingkan muka dari kejahatan serius terhadap kemanusiaan ini.

Sejak tahun 2001, FGHRWG secara ketat mengawasi pelanggaran HAM di China dan secara aktif mengumpulkan kasus-kasus pelanggaran yang dialami para praktisi Falun Gong di China. Selama bertahun-tahun telah dilaporkan sebanyak lebih dari sepuluh ribu kasus seperti ini kepada PBB, kepada pemerintahan di dunia, dan kepada organisasi-organisasi HAM internasional. Kumpulan Laporan yang dikirimkan itu bisa dilihat di http://www.falunhr.org

Informasi yang disajikan oleh FGHRWG telah digabungkan dengan banyak dokumen pejabat PBB dan membantu ahli HAM PBB dalam penelusuran mencari bukti-bukti ke China. Informasi itu juga merupakan sumber-sumber yang berharga bagi kementrian asing dari pemerintah di dunia dan para wartawan investigasi.

Selama ini FGHRWG juga telah berpartisipasi dalam banyak perkumpulan dan konferensi HAM, maupun wawancara media untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong di China.

Chinese: http://minghui. ca/mh/articles/ 2008/5/7/ 177990.html
English: http://www.clearwis dom.net/emh/ articles/ 2008/5/9/ 97150.html

Iklan

Aktivis HAM Cina dipenjarakan

Posted in HAM oleh Seputar China pada April 4, 2008

Hu Jia aktivis HAMHu Jia dituduh menghasut subversi terhadap kekuasaan negara

Cina memenjarakan aktivis HAM Hu Jia atas dakwaan subversi di tengah kekhawatiran yang muncul soal pemberangusan menjelang Olimpiade.

Hu dihukum penjara 3,5 tahun setelah pria berusia 34 tahun ini dinyatakan bersalah atas dakwaan “melakukan penghasutan subversi terhadap kekuasaan negara dan sistem sosialis”, kata pengacara.

Dia lama berkampanye untuk lingkungan, kebebasan beragama dan hak-hak warga dengan HIV dan Aids.

Vonisnya dikeluarkan satu hari setelah sebuah kelompok hak asasi menuduh Cina melancarkan kampanye untuk membungkam pembangkangan Olimpiade.

Amerika “kecewa” atas vonis tersebut, kata jurubicara Kedutaan AS di Beijing, sedangkan Uni Eropa menyerukan Hu segera dibebaskan.

“Kami tegas-tegas mengatakan sebelum pengadilan bahwa dia seyogyanya tidak ditahan sejak awal dan bahwa dia seyogyanya dibebaskan dan itu tetap merupakan sikap kami,” kata jurubicara William Fingleton kepada kantor berita AFP.

Artikel internet

Perkara Hu Jia ini menarik perhatian besar internasional, baik dari kelompok HAM dan diplomat Barat.

Sebelum ditahan tahun lalu, dia merupakan pengecam keras catatan Cina soal beberapa isu HAM.
Menyangkut pandangan para pengkritik bahwa Cina mencoba meningkatkan upayanya untuk menahan pembangkang menjelang Olimpiade, saya rasa tuduhan itu tidak terbukti
PM Wen Jiabao
18 March 2008

Para wartawan mengatakan, Hu telah menjadi semacam pusat pemilahan informasi untuk disampaikan kepada wartawan, organisasi dan kedutaan asing.

Bukti yang diajukan dalam kasus Hu di pengadilan termasuk wawancaranya dengan sejumlah media asing dan artikel politik yang dia tulis untuk internet, kata pengacara Li Fangping.

“Selaku pengacara, kami usulkan bahwa Hu Jia mengajukan banding atas vonis ini, tapi itu terserah dia dan kami akan menunggu keputusannya,” kata Li.

“Kami belum berkesempatan untuk bertukar fikiran dengan dia sejauh ini,” tambah Li.

Kantor berita resmi Cina, Xinhua mengatakan, pengadilan bersikap lunak kepada Hu, sebab dia mengakui kejahatannya.

“Hu menyebarkan desas-desus, fitnah dan menghasut upaya untuk merongrong sistem politik dan sosial negara,” kata Xinhua, mengutip putusan pengadilan.

Tuduhan Olimpiade

Vonis Hu dikeluarkan hanya dua pekan setelah seorang aktivis lain, Yang Chunlin, dipenjarakan atas dakwaan serupa.

Pada hari Rabu, kelompok HAM yang berpusat di Inggris Amnesty International menuduh Beijing menggulirkan “gelombang repsesi” menjelang Pekan Olimpiade.

Pihak berwenang mengincar mereka yang mengecam pemerintah dalam upaya untuk menghadirkan citra yang stabil dan selaras saat Olimpiade digelar bulan Agustus, kata lembaga tersebut.

Sebagai tanggapan, Masyarakat Kajian HAM Cina menuduh Amnesty bersikap bias dan menyisihkan perkembangan-perkembangan positif dalam catatan HAM negara itu.

Bulan lalu, Perdana Menteri Cina Wen Jiabao ditanya soal perkara Hu Jia. Dia mengatakan, kasus itu akan ditangani sesuai hukum.

“Menyangkut pandangan para pengkritik bahwa Cina mencoba meningkatkan upayanya untuk menahan pembangkang menjelang Olimpiade, saya rasa tuduhan itu tidak terbukti,” kata Wen.
http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2008/04/080403_chinaactivist.shtml

Aksi Free Tibet: China Didesak Perbaiki Kondisi HAM-nya

Posted in HAM oleh Seputar China pada Maret 19, 2008

Sejumlah organisasi masyarakat sipil di Jakarta mengutuk kekerasan yang terjadi di Lhasa Tibet. Baginya China tidak layak menggelar Olimpiade jika kondisi HAM-nya masih buruk.

Insiden kekerasan yang terjadi di Lhasa, Tibet pada pekan lalu yang menewaskan ratusan jiwa manusia tak berdosa adalah sebuah pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang berat. Karena itu, penguasa China harus segera membebaskan rakyat Tibet dari segala bentuk penindasan sebelum pelaksanaan Olimpiade Beijing 2008. Komunitas internasional dan para pemimpin dunia juga didesak untuk segera menekan rejim komunis China supaya memperbaiki catatan HAM-nya yang buruk di Tibet maupun di Daratan China.

Demikian pernyataan sikap yang dikeluarkan oleh Masyarakat Indonesia Untuk Pembebasan Tibet yang menggelar aksi solidaritas di Depan Kedubes China Jakarta pada Rabu (19/3). Aksi damai ini diikuti oleh sekitar 50 orang yang terdiri dari sejumlah lembaga antara lain dari Yayasan Atap Dunia, Solidamor, The Coalition to Investigate the Persecution of Falun Gong (CIPFG) perwakilan Indonesia LBH Jakarta, Hikmah Budhi, Pemuda PGI dll.

Dalam aksi ini, perwakilan sejumlah lembaga memberikan kecamannya atas kekerasan yang masih terjadi di Tibet. Mereka menganggap pemerintah China tidak layak menyelenggarakan Olimpiade karena tindakannya yang semakin represif menjelang Olimpiade. “Kalau kondisi HAM di China semakin buruk, kita harus menolak pesta olah raga dunia itu dilangsungkan di China,” tandas Muhammad Gatot, Perwakilan CIPFG Indonesia.

Menurut Masyarakat Indonesia Untuk Kebebasan Tibet, sikap tersebut perlu dilakukan mengingat sejak 1959, rakyat Tibet berada di bawah pendudukan rejim Beijing. Sebelumnya ribuan rakyat dan biksu tewas dalam peristiwa pengambilalihan wilayah ini. Tempat-tempat ibadah banyak yang dirusak. Sebagian besar tokoh Tibetan masih meringkuk di tahanan. Rakyat Tibet diperlakukan sebagai warga negara kelas dua. Budaya setempat dihancurkan—pemimpin spiritual Dalai Lama menyebutnya sebagai ‘genosida budaya’.

“Pahitnya keadaan ini tak menyurutkan perjuangan Dalai Lama dan para pengikutnya di Dharamsala, India untuk menuntut otonomi lebih luas, serta membebaskan rakyat Tibet dari cengkraman militer China.”
Disebutkan, tindakan represif justru semakin intensif dilakukan oleh penguasa China menjelang dilangsungkannya Olimpiade Beijing 2008. Tekanan terhadap kegiatan keagamaan di kuil Tibet semakin meningkat sejak akhir 20007 lalu. Selain Tibet, sasaran tembaknya adalah kelompok-kelompok yang dianggapnya potensial menggagalkan pesta olah raga dunia itu. Mereka adalah aktivis HAM dan lingkungan, pengacara pembela rakyat yang tergusur, pengikut Falun Gong, penganut Kristen-Katolik, muslim Uighur.

Apa yang terjadi di Tibet, semakin memperburuk catatan hak asasi manusia di China yang sebentar lagi akan menggelar Olimpiade. “Di luar itu, penguasa China juga terbukti melakukan pelanggaran HAM berat terhadap rakyatnya yang menuntut kebebasan berkeyakinan (pluralisme) dan demokrasi,” demikian bunyi siaran pers mereka. Sebagai contoh, kasus pengambilan organ tubuh praktisi Falun Gong dalam keadaan hidup di kamp-kamp konsentrasi China yang sempat menjadi perhatian dunia, dimana sampai sekarang masih terjadi.

Merujuk pada laporan Amnesty International pada tahun 2007 ditunjukan adanya peningkatan pelanggaran HAM di negeri Tirai Bambu ini. “Itu berarti penguasa China telah mengingkari janjinya pada tahun 2001 untuk memperbaiki kondisi HAM-nya jika terpilih menjadi tuan rumah Olimpiade. Piagam Olimpiade yang memberi penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian telah dilanggarnya,” lanjut siaran pers mereka.

Berdasarkan kenyataan tersebut, mereka mengutuk tindakan represif yang dilakukan oleh aparat keamanan China terhadap rakyat Tibet yang mengadakan aksi damai, yang telah menelan korban ratusan orang. Mereka juga mendesak kepada Komisi HAM PBB dan organisasi hak asasi internasional lainnya agar melakukan penyelidikan independen atas kerusuhan yang terjadi di Lhasa. Selain itu, mendesak kepada penguasa China untuk segera mengakhiri kekerasan di Tibet, serta bentuk pelanggaran HAM lain yang terjadi di China selama ini.

Tak ketinggalan, mereka juga menyerukan kepada para pemimpin dunia termasuk pemerintah Indonesia, dan Panitia Olimpiade internasional untuk menggunakan pengaruhnya– menekan penguasa China supaya segera memperbaiki keadaan HAM-nya yang buruk. Mereka mengajak masyarakat Indonesia dan komunitas internasional untuk memberikan solidaritasnya terhadap para korban pelanggaran HAM yang terjadi di Tibet dan China

Perampasan Organ Praktisi Falun Gong Masih Terjadi

Posted in HAM oleh Seputar China pada November 27, 2007

Ketika kekejaman PKC (Partai Komunis China) merampas organ praktisi Falun Gong yang masih hidup tersingkap pada bulan Maret 2006, berita tersebut menarik perhatian besar dari komunitas internasional. Walaupun pihak berwenang PKC berulang kali membantah dan menutupi kejahatannya, dibawah tekanan internasional, akhirnya PKC mengeluarkan peraturan untuk membatasi perdagangan organ tubuh.

Meski demikian, semakin banyak bukti menunjukkan bahwa kamp kerja paksa dan penjara-penjara di China telah berkolusi dengan rumah sakit — khususnya rumah sakit militer PKC — untuk merampas dan menjual organ tubuh praktisi Falun Gong dibawah perlindungan dan kerja sama antara militer, kepolisan, pejabat PKC dan organisasi pemerintahan yang lain. Kekejaman perampasan organ praktisi Falun Gong yang masih hidup masih terjadi di seluruh China.

Koalisi Penyelidikan Penganiayaan terhadap Falun Gong (CIPFG) baru-baru ini mempublikasikan rekaman suara dari penyelidikannya terhadap Rumah Sakit Militer di Beijing, Pengadilan Jingzhou di Provinsi Hebei, Guangxi Nationality Hospital, dan lain-lain. Rekanan tersebut dengan jelas menunjukkan bahwa PKC masih melakukan kejahatan perampasan organ praktisi Falun Gong yang masih hidup.

Rekaman Investigasi CIPFG terhadap Perampasan Organ Praktisi Falun Gong yang Masih Hidup di Daratan China
Teman-teman yang terhormat,
Kalau anda mendengar sekelompok orang yang dadanya dibelah terbuka, dan jantung, hati, ginjal dan kornea mata mereka diambil, hanya karena mereka mempercayai “Sejati-Baik-Sabar,” mungkin anda sangat sulit percaya apakah ini benar. Tetapi ini benar-benar sedang terjadi di China saat ini. Dan semua kejahatan ini dilakukan di rumah sakit militer, rumah sakit tentara polisi dan rumah sakit lokal dibawah kerja sama dan perlindungan sistim hukum di China. Silahkan baca transkripsi rekaman berikut ini oleh CIPFG:;

(Audio recording in Chinese [13’15”])
I. Rekaman suara percakapan melalui telpon dengan seorang penghubung di Rumah Sakit PLA (People’s Liberation Army) No. 307 di Beijing mengenai sumber ginjal untuk transplantasi
(A: penyelidik dari CIPFG; B: mewakili pedagang perantara organ)
B: Halo
A: Hai, apa kabar Chen?
B: Apa kabar anda?
A: Apakah anda Chen Qiang?
B: Ya, saya sendiri. Apa yang bisa saya lakukan untuk anda?
A: Apa kabar anda? Kita telah berbicara tentang menghubungi penyedia ginjal. Apakah ada perkembangan?
B: Maksud anda menghubungi penjara atau “itu”?
A: Ya. Tentang mendapatkan ginjal dari praktisi Falun Gong.
B: Saya dengar itu menjadi sangat sulit. Apakah anda tahu apa yang saya maksudkan?
A: Apakah benar begitu?
B: Saya bisa mendapatkan ginjal [dari praktisi Falun Gong] untuk anda, namun saya harus terus terang kepada anda. Itu akan makan biaya karena saya harus bekerja melalui koneksi saya.
A: Tidak ada masalah dengan uang.
B: Saya tidak mau koneksi kerja saya tidak menghasilkan apa-apa. Sebagai contoh, koneksi saya di Chaoyang, Xicheng, Haidian dan lain-lain. Saya juga tidak mau bekerja tanpa hasil.
A: Ya, saya akan membayarnya. Tetapi bagaimana situasinya sekarang ini? Saya dengar kita bisa mendapatkan ginjal dari praktisi Falun Gong….
B: Saya katakan pada anda. Siapa yang akan memberi kamu ginjal sebelum melihat uangnya terlebih dahulu? Sekarang ini orang-orang ini tidak akan melakukan apa pun sampai mereka melihat uangnya. Itu tidak mungkin. Di penjara, kami memiliki organ dari praktisi Falun Gong. Saya telah berbicara dengan Kakak Besar sebelumnya. Saya pernah bekerja dengan dia sebelumnya, tetapi sekarang semakin susah [untuk mendapatkan organ dari praktisi Falun Gong].
A: Darimana anda mendapatkan organ dari praktisi Falun Gong?
B: Ya, dari Xicheng.
A: Xicheng. Bagaimana sekarang ini? Satu lagi adalah– bagaimana saya yakin kalau ginjal itu benar dari praktisi Falun Gong? Bagaimana anda meyakinkannya?
B: Bagaimana saya meyakinkan bahwa organ itu berasal dari praktisi Falun Gong? Kalau waktunya tiba, bos saya akan memperlihatkan informasi kepada anda. Apakah anda mengerti maksud saya? Dia akan melengkapinya dengan surat-surat. Dijamin. Kami bekerja dengan pejabat pemerintah. Mereka mempunyai koneksi sampai di tingkat tinggi. Apakah anda mengerti apa yang saya maksudkan? Anda tidak perlu mengingatkan saya. Saya akan menunjukkan surat-suratnya sebagai bukti. Apakah anda mengerti maksud saya?
A: Baiklah. Satu lagi saya tidak begitu mengerti tentang orang-orang ini [praktisi Falun Gong]. Apakah mereka ditahan di kamp kerja paksa atau di penjara. Biasanya mereka ditahan di pos polisi…
B: Mereka jarang ditahan di kamp kerja paksa sekarang ini.
A: Begitukah? Jadi dimana mereka ditahan saat ini?
B: Sekarang mereka dikurung di penjara. Penjara. Umumnya, praktisi Falun Gong ditahan di Beijing dan akan “di ebarkan” ke kota-kota lain [sebagai sumber organ].
A: Saya mendengar beberapa tahun yang lalu bahwa banyak tahanan praktisi Falun Gong menolak memberi tahu nama mereka dikurung di tempat tersembunyi. Mereka tidak ditempatkan di penjara atau di kamp kerja paksa.
B: Apa yang anda bicarakan adalah praktisi Falun Gong sekitar tahun 2003. Saya tahu persis apa yang anda bicarakan. Mereka, praktisi Falun Gong yang menolak memberi nama mereka pada tahun 2003 yang lalu. Sekarang ini tidak banyak praktisi Falun Gong melakukan itu. [“Itu” menyatakan permohonan kepada Kantor Permohonan Negara di Beijing]. Oleh karena itu, kami akan mencari kecocokan dari sumber data kami tahun 2003 [terhadap praktisi Falun Gong]. Apakah anda mengerti?
A: Oh, jadi “tersedia” banyak praktisi Falun Gong dari tahun 2003. Begitukah?
B: Ya. Kami punya banyak dan sangat banyak praktisi Falun Gong yang ditahan di tahun 2003 pada data kami.
A: Baik. Saya tidak punya masalah dengan uang muka 50.000 yuan (sekitar Rp.60 juta). Saya akan memberi anda 20.000 yuan lagi sehingga anda tahu saya sangat serius. Tetapi anda harus memberikan perkiraan biaya sisanya dengan demikian saya bisa yakin berapa banyak lagi yang harus saya bayar.
B: Biaya, anda tahu… Baik, saya bekerja dengan koneksi saya. Sebagai biaya khusus, saya perkirakan minimal 20.000 yuan. Apakah anda mengerti?
A: Oh begitu.
B: Organ praktisi Falun Gong. Nanti saya akan telepon atasan saya. Atasan saya akan telepon koneksinya. Dia akan memberi tahu saya dari “sana”.
A: Oh begitu.
B: Sekarang mereka [praktisi Falun Gong didalam data organ kami] telah dikirim ke penjara di luar Beijing, jadi kami harus memindahkan praktisi yang terpilih dari penjara luar kota. Pemindahan berarti kita harus membayar sejumlah biaya untuk koneksi di penjara itu. Apakah anda mengerti apa yang saya maksudkan?
A: Saya mengerti. Anda tahu beberapa tahun yang lalu praktisi Falun Gong yang mengajukan permohonan bagi Falun Gong tidak memberikan nama mereka, jadi mereka dipenjara secara rahasia. Mereka tidak dicatat berdasarkan namanya.
B: Ya, itu sudah umum. Anda tahu. Para praktisi Falun Gong yang tidak memberikan nama mereka itu, baiklah saya beritahu anda, diidentifiikasi dengan nomor. Anda mengerti maksud saya?
A: Ya.
B: Kalau anda tidak bisa mendapatkan nama asli praktisi Falun Gong, anda bisa mencatatnya dengan berdasarkan nomor. Apakah anda mengerti?
A: Oh.
B: Cetakan di tangan merupakan pengenal unik lainnya. Anda paham? Inilah cara yang digunakan selama ini.
A: Baik.
B: Saya beri tahu lagi sesuatu. Setelah ini dilakukan, saya tidak boleh memberi tahu anda nama-nama orang yang terlibat atau detil lainnya. Apakah anda mengerti? Sekarang ini tak seorang pun yang dapat melakukannya tanpa koneksi apapun, khususnya masalah seperti ini. Apakah anda mengerti?
A: Baik.
B: Ambil koneksi langsung saya sebagai contoh. Saya tidak bisa memberi tahu anda tentang koneksi saya di kantor polisi. Saya tidak boleh lengah dalam hal ini. Tidak akan berhasil kalau saya sembrono. Kami semua punya koneksi. Karena saya berada di dalam bisnis ini, saya punya koneksi dengan semua departemen terkait. Tak seorangpun bisa melakukan ini tanpa punya koneksi.
A: Tetu saja. Saya tepat menghubungi anda karena…….
B: Bisnis ini adalah membangun saluran, anda tahu.
A: Benar.
**************

2. Transkripsi investigasi percakapan telepon pada Pengadilan 1 di Pengadilan Tinggi Rakyat di Kota Jingzhou
T: Halo, apakah ini Pengadilan 1 di Pengadilan Tinggi Rakyat di Kota Jingzhou?
J: Ya.
T: Saya mengetahui karena pada tahun 2001, kami mendapatkan ginjal dari praktisi Falun Gong muda dan sehat dari pengadilan dan pusat penahanan. Sepertinya sumber ginjal ini mengalami penurunan sekarang ini. Saya ragu-ragu apakah penghubung anda di pengadilan masih bisa menyediakan sumber-sumber seperti itu?
J: Itu tergantung dari kondisi unit anda. Kami perlu mendiskusikan ini dengan atasan kami. Kalau kondisi unit anda bagus kami masih bisa melakukannya. Coba lihat situasi anda dan lalu kami akan lapor kepada atasan kami. Dia akan menghubungi anda kalau perlu.

3.Transkripsi investigasi percakapan telepon pada Departemen Tranplantasi Ginjal di Rumah Sakit Nasional Guangxi
T: Sepengetahuan saya, rumah sakit anda adalah salah satu yang terbaik dalam operasi pencangkokan. Bisakah anda mendapatkan organ dari praktisi Falun Gong? Kalau bisa, dapatkah saya datang. Bisakah anda mendapatkannya?
J: Saya beri tahu anda bahwa kami tidak bisa mendapatkan organ secara langsung. Itu tidak mudah di Guangxi. Kalau anda mau cepat, saya sarankan anda pergi ke Guangzhou dimana organ mudah didapatkan. Mereka punya sumber dari seluruh negeri. Mereka bisa mendapat ginjal untuk anda kalau mereka melakukan transplantasi liver (hati). Bagi mereka sangat mudah mendapatkan organ. Jadi, banyak tempat yang susah mendapatkan organ bisa mendapatkan dari mereka. Ya, ya, itu adalah Rumah Sakit Afiliasi No.3 Universitas Zhongshan.
T: Di Rumah Sakit Afiliasi No.3 Universitas Zhongshan, siapa nama dokternya?
J: Miao Bing
T: Mengapa ia bisa mendapat lebih gampang dan anda tidak?
A: Mereka punya nama yang lebih dikenal. Mereka memakai nama universitas untuk menghubuni pengadilan.
T: Apakah mereka juga memakai praktisi Falun Gong sebagai sumber organ?
J: Ya, ya. Mereka melakukan banyak setiap minggu. Mereka telah melakukan sangat banyak dan mereka punya jaringan sistem.
T: Oh, hubungan dengan sistem?
A: Karena banyak rumah sakit bisa melakukan transplantasi.
T: Saya mengerti. Jadi mereka bisa mendapatkan sumbernya? Dimana mereka biasanya mendapatkannya? Apakah dari lokal atau tempat lain?
J: Mereka punya kantor di seluruh negeri. Mereka punya kelompok orang yang hanya bekerja untuk itu.
T: Saya mengerti. Mereka semua mencari organ dari praktisi Falun Gong? Itu semuanya sangat sehat?
J: Ya, ya.
T: Organ-organ yang anda pakai dahulu, berasal dari pusat penahanan atau penjara?
J: Dari penjara.
T: Dari penjara? Mereka semua dari praktisi Falun Gong yang sehat? Praktisi Falun Gong yang sehat?
J: Ya, ya. Tentu saja, mereka hanya memilih yang bagus. Kami harus menaruh perhatian pada kualitas.
T: Maksud anda bahwa anda harus memilih?
J: Ya, ya.
T: Apakah mereka bisa mendapatkan “donor” Falun Gong untuk saya?
J: Kalau anda pergi ke sana, semestinya tidak ada masalah sama sekali.
T: Mereka dapat melakukannya?
J: Saya beritahu anda, bagi mereka itu hal yang sangat gampang.
T: Gampang?
J: Mereka melakukan tujuh atau delapan transplantasi liver setiap minggu. Mereka bisa menyediakan selusin ginjal untuk transplantasi. Mereka melakukan beberapa lusin dalam sebulan. Mendapatkan organ bukan hal yang susah buat mereka.
T: Oh, maksud saya ingin mencari sumber organ Falun Gong untuk anak saya. Anda pikir mereka bisa melakukannya?
J: Tentu. Saya katakan pada anda bahwa tidak semua rumah sakit bisa mendapatkannya. Anda harus punya koneksi. Siapa yang punya hubungan lebih kbaik dia akan mendapatkannya.
T: Artinya saya harus langsung pergi ke pengadilan, dan jangan melalui kamp kerja paksa atau pusat penahanan?
J: Ya, ya. Itu tidak tergantung pada rumah sakit kami.
T: Jadi saya harus memberi uang kepada mereka, bukan?
J: Betul. Anda harus menyogok mereka. Anda tidak akan mendapat apapun kalau tidak mau keluar uang.
T: Untuk donor Falun Gong itu, biasanya laki-laki atau wanita?
J: Keduanya. Mereka akan memilih berdasar tes anda dan mencocokannya.
T: Saya tahu. Berapa umur mereka?
J: Sekitar 30-an.
T: Sekitar 30-an. Jadi anda (dokter) pergi ke penjara dan memilihnya sendiri?
J: Ya, ya. Tentu kami akan memilihnya.
T: Bagaimana jika orang yang anda pilih menolak anda memeriksanya?
J: Dia tentu akan membolehkan kami melakukan pemeriksaan.
T: Bagaimana caranya?
J: Kami ada polisi yang ikut, tetapi apa yang anda takuti? Anda tidak perlu khawatir tentang hal itu. Mereka punya sistem yang bisa bekerja.
T: Apakah orang yang dipilih mengetahui organnya akan diambil?
J: Mereka tidak tahu.
T: Mereka tidak tahu? Anda tidak memberi tahu padanya, jika tidak dia akan menolak untuk dites, benar?
J: Ya. Tetapi anda tidak perlu khawatir akan semua hal itu.

***********************
Kekejaman yang dijelaskan diatas jauh melebihi cara Nazi, dan hal ini sedang terjadi di hari ini di China yang dikuasai oleh Komunis. Jangan pikir ini adalah hal yang terisolasi. Pada awal penindasan terhadap Falun Gong, Jiang Zemin sudah memerintahkan personel dari Kantor 610 untuk memulai kampanye genosida terhadap praktisi Falun Gong, dan instruksinya adalah “hancurkan reputasinya [praktisi], hancurkan finansialnya [praktisi], dan musnahkan fisiknya [praktisi].” Jiang juga memerintahkan: “Anggap bunuh diri kalau mereka teraniaya sampai mati.”

Pada bulan Agustus lalu, polisi Israel menangkap empat orang yang secara ilegal memperjualbelikan organ. Mereka mengakui bahwa organ yang mereka jual berasal dari narapidana China komunis, termasuk lawan politik dan praktisi Falun Gong. Berita ini dipublikasikan di media Israel. Pengacara HAM Kanada David Matas dan mantan Sekretaris Negara Kanada (Urusan Asia Pasifik) David Kilgour telah memberikan laporan investigasi mereka yang mana menyimpulkan bahwa pengambilan organ tubuh praktisi Falun Gong oleh PKC benar terjadi dan masih berlangsung sampai hari ini.

Chinese: http://www.minghui.org/mh/articles/2007/11/2/165803.html
English: http://www.clearwisdom.net/emh/articles/2007/11/4/91083.html

Terungkap Transplantasi Organ Dalam Skala Besar

Posted in HAM oleh Seputar China pada November 13, 2007

Koalisi Penyelidikan Penganiayaan Terhadap Praktisi Falun Gong (CIPFG) sedang mengumpulkan bukti-bukti kekejaman pengambilan organ tubuh dan aspek lainnya yang menyangkut penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong di China. Di bawah ini beberapa bukti terbaru:

Hasil Penyelidikan: Wang Yu, Direktur Departemen Pengobatan dan Administratif dari Kementerian Kesehatan mengungkap transplantasi organ dalam skala besar

Pada tanggal 18 Agustus 2007, seorang pejabat pemerintah Partai Komunis China mengungkapkan sebagian dari informasi internal dari praktek pengambilan organ tubuh dari narapidana oleh partai. Wang Yu, Direktur Departeman Pengobatan dan Administratif dari Kementrian Kesehatan melaporkan “Mulai hari ini, Menteri Kesehatan telah menyetujui 164 rumah sakit di China untuk melakukan transplantasi organ. Setiap tahun lebih dari 3.000 operasi pencangkokan hati telah dilakukan. Pada akhir bulan Juni 2007, 14.613 kasus telah diselesaikan. ” Ia mengatakan di China ada dua sistem registrasi transplantasi organ. Satu sistem dimulai pada tahun 2001, ketika itu ada 30 rumah sakit yang ikut ambil bagian. Hal tersebut telah berkembang dan ada sebuah database dari lebih 20.000 orang pasien ginjal. Sistem yang lain adalah Sistem Registrasi Pencangkokan Hati di China. Baru-baru ini dilakukan lebih dari 3.000 operasi setiap tahunnya. Laporan yang lebih rinci tampaknya tersedia.

Hasil Penylidikan: Seringnya pemeriksaan kesehatan pada Kamp Kerja Paksa Jiamusi menimbulkan kecurigaan keterlibatan Kamp tersebut di dalam kejahatan pengambilan organ

Di tahun 2001, saya kembali ke rumah setelah ditahan secara ilegal selama dua tahun di Kamp Kerja Paksa Jaimusi. Dalam kurun waktu sebulan, polisi datang ke rumah saya dan membohongi saya agar ikut pergi dengan mereka. Sebagai hasilnya, saya dikenakan dua tahun hukuman tambahan di Kamp Kerja Paksa Jaimusi tanpa alasan hukum yang jelas. Mereka berkata mereka merasa terganggu dengan keberadaan saya di rumah.

Kamp Kerja Paksa Jiamusi menggunakan berbagai macam alat untuk menyiksa para praktisi Falun Gong. Bulan Juni 2002, para sipir dan narapidana bekerjasama menerobos masuk ke setiap sel, menyeret setiap praktisi keluar satu persatu untuk berdiri di lapangan. Beberapa menit kemudian seorang perempuan berusia lebih dari 50 tahun dengan tangan dibelenggu telah diseret keluar oleh polisi. Kami yakin dia adalah seorang praktisi, tetapi kami tidak mengetahui namanya. Dia berasal dari luar kota. Kemudian beberapa sipir berkata: “Orang ini akan dipindahkan dari kamp kerja paksa dan dikenakan hukuman.’ Kami tidak mengetahui dimana dia ditangkap.

Sebelum hal ini terjadi, para pejabat kamp kerja paksa sangat sering membuat kami menjalani pemeriksaan fisik. Sekarang melihat kembali ke belakang, Kamp Kerja Paksa Jiamusi mungkin telah ikut ambil bagian dalam pengambilan organ tubuh untuk keperluan transplantasi. Pada saat itu, kami tidak mengetahui bahwa Partai Komunis China sedang melakukan kejahatan pengambilan organ tubuh.

Hasil Penyelidikan: Rumah Sakit Mata Kota Tangshan ikut ambil bagian dalam transplantasi kornea

Saya tinggal di Kota Tangshan, Provinsi Hebei. Saya adalah seorang dokter. Seorang teman suatu hari berkonsultasi dengan saya tentang ayahnya, yang tinggal di Provinsi Guangxi dan menderita keratitis. Sang ayah akhirnya memiliki satu kornea mata yang terkena borok dan sebelah lagi buta. Dia bertanya pada saya apa yang dapat dilakukan. Saya berjanji akan menanyakan pada spesialis mata pada rumah sakit kami.

Dokter mata mengatakan kepada saya, hanya dengan melakukan pencangkokan kornea mata baru penglihatannya dapat pulih dan Rumah Sakit Mata Tangshan dapat melakukan operasi semacam ini. Saya berkata, “Dimana kami dapat menemukan kornea mata? Tak seorang pun ingin mendonorkan kornea matanya.” Dokter mata berkata, “Baiklah, ada banyak narapidana yang dieksekusi di dalam penjara.” (ini memberi kesan bahwa Rumah Sakit Mata Kota Tangshan sering melakukan pencangkokan kornea mata. Satu pencangkokan kornea mata seharga kira-kira 5.000 hingga 6.000 Yuan). Ketika saya mengatakan kepada teman saya apa yang dokter mata itu katakan, dia berkata dia telah mendengar bahwa kota kediamannya di Provinsi Guangxi juga melakukan pencangkokan serupa, dan satu kornea mata seharga beberapa ribu Yuan.

Penjara Jidong yang terkenal buruk reputasinya di Kota Tangshan, dengan dua kamp kerja paksanya. Lokasinya sangat dekat dengan Beijing, kira-kira satu jam melalui jalan tol. Ketika dokter mata mengatakan bahwa narapidana yang dieksekusi menjadi sumber kornea mata untuk transplantasi, sepertinya hampir tidak mungkin terpidana mati rela menyumbangkan kornea mata mereka. Narapidana yang dieksekusi mestinya tidak dieksploitasi oleh rumah sakit rejim Komunis. Rumah Sakit Mata Tangshan telah ikut berpartisipasi di dalam kejahatan ini.

Hasil Penyelidikan: “Hari ini di China, 26 rumah sakit secara bersama-sama membentuk database bagi pencangkokan hati. Ada lebih dari 10.000 kasus pencangkokan hati”

Saluran Shanghai dari jaringan Xinhua melaporkan bahwa dari bulan Maret 2005 hingga Mei 2007, lebih dari 10.000 orang telah menerima pencangkokan hati di China. Di antaranya, 9.610 kasus memiliki informasi lengkap pada Sistem Registrasi Trasnplantasi Hati China. Wartawan mengetahui dari “Forum Penyakit dan Transplantasi Hati 2007” pada Rumah Sakit Renji di Shanghai, bahwa di seluruh negeri China, 26 rumah sakit telah disetujui untuk melakukan pencangkokan hati. Pada tanggal 14 Agustus 2007, The Youth Daily A1.16 juga menurunkan laporan (dilaporkan oleh Zhang Caiping) yang diberi judul “Persentase Menakjubkan Pencangkokan Hati Yang Mengalami Peningkatan Hingga 81%.”

Partai Komunis China mengijinkan pencangkokan hati dalam jumlah yang sangat besar ini, tetapi tidak pernah menjelaskan darimana sumber hati tersebut.

Chinese http://minghui. ca/mh/articles/ 2007/8/25/ 161321.html
English http://www.clearwis dom.net/emh/ articles/ 2007/9/4/ 89224.html

Presiden Bush temui Dalai Lama

Posted in Agama,HAM oleh Seputar China pada Oktober 17, 2007

Dalai Lama

Dalai Lama terima penghargaan tertinggi bagi warga sipil
Presiden Amerika Serikat George Bush mengadakan pertemuan dengan Dalai Lama, pemimpin spiritual Tibet pada 16 Oktober 2007 lalu, meski pemerintah China mengajukan keberatan.

Ini adalah pertemuan ketiga antara Presiden Bush dan Dalai Lama sejak 2001.

Juru bicara pemerintah China mendesak Amerika ‘memperbaiki kesalahan dan membatalkan pertemuan dengan Dalai Lama’.

Pemerintah Amerika mengatakan Presiden Bush memahami kekhawatiran Beijing namun juga meminta Cina untuk menempatkan Dalai Lama sebagai ‘pemimpin keagamaan dan tokoh yang menginginkan perdamaian’.

Pertemuan dengan Dalai Lama berlangsung di kediaman Presiden Bush di Gedung Putih, bukan di kantor resmi, the Oval Office.

Dalai Lama berada di Amerika antara lain untuk menerima Medali Emas Kongres, penghargaan tertinggi untuk warga sipil.

Kemarahan China

China memperingatkan bahwa keputusan Kongres memberi penghargaan kepada Dalai Lama akan sangat merusak hubungan negara itu dengan Amerika. Pimpinan partai komunis Tibet mengatakan semalam bahwa semua yang dilakukan Dalai Lama adalah kepentingan politik, bukan keagamaan.

“Kami benar-benar marah,” tegas Zhang Qingli, sekretaris partai Komunis Tibet.

Dalai Lama hidup di pengasingan di India sejak pemberontakan yang gagal terhadap Cina pada 1959. Dia menggambarkan dirinya sebagai seorang biku Buddha yang sederhana.

Tetapi dia adalah pemimpin spiritual bagi enam juta rakyat Tibet. Dia juga merupakan simbol global bagi perjuangan tanpa kekerasan, yang mendapat dukungan dari banyak selebriti terkenal di seluruh dunia.

Rakyat Tibet percaya bahwa Dalai Lama adalah reinkarnasi ke-14 Dalai Lama pertama dan memiliki hubungan spiritual dengan Buddha.

Hak asasi manusia

Tugas utama Dalai Lama adalah melindungi agama Buddha Tibet, tetapi selama 48 tahun di pengasingan, dia juga memperjuangkan kebebasan Tibet karena dia melihat kelanjutan agamanya terikat dengan masa depan negara.

Dia mengatakan pada sebuah wawancara bahwa jika Tibet merdeka satu hari nanti, dia akan menghentikan peran politiknya dan menjadi guru spiritual.

Pada tahun 1989 dia meraih Nobel Perdamaian dan sejak itu mendapat berbagai penghargaan lainnya dan sekarang Dalai Lama menerima penghargaan tertinggi bagi penduduk sipil dari Kongres Amerika, karena jerih payahnya dalam memperjuangkan hak asasi manusia.

Sebagian kalangan memperkirakan ini adalah cara Presiden Bush mendesak China untuk memperbaiki catatan hak asasi manusianya, karena Washington sadar bahwa kecil kemungkinan Beijing akan marah besar, karena Cina ingin Presiden Bush menghadiri Olimpiade tahun depan di Beijing.
http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2007/10/071016_dalailamaus.shtml

Hampir 400 Praktisi Falun Dafa Disiksa Di Kamp Kerja Paksa Wanita Ke-II – Provinsi Shandong

Posted in HAM oleh Seputar China pada Oktober 5, 2007

Diperkirakan sekitar 2.000 praktisi ditahan secara ilegal di Provinsi Shandong, dimana sekitar 400 praktisi ditahan pada Kamp Kerja Paksa Wanita ke-II di Shandong. Hukuman penjara semakin lama. Semua praktisi dari Weihai dihukum tiga tahun kerja paksa.

Para praktisi yang ditahan di Kamp Kerja Paksa Wanita ke-II disiksa dan dipaksa untuk melakukan kerja paksa. Ada empat brigade di dalam Kamp itu. Mayoritas orang-orang di dalam brigade ini adalah praktisi, dan sisanya adalah para pecandu obat dan pengikut agama. Siksaan terhadap praktisi menjadi semakin buruk dan waktu untuk melakukan kerja paksa semakin panjang.

Para praktisi Falun Gong dipaksa bangun jam 04:00 pagi dan mulai untuk bekerja pada jam 05:00 pagi hingga jam 10:00 malam. Tetapi, kadang-kadang mereka harus bekerja hingga tengah malam atau bahkan jam 01:00 pagi. Mereka sarapan pagi pada jam 07:00 dan hanya diberi waktu 20 menit untuk makan dan membersihkan diri. Makan siang sekitar 15 hingga 20 menit dan makan malam pada pukul 5.30 sore. Kulit pada pantat praktisi sering pecah-pecah dan terkena infeksi oleh karena duduk di atas bangku keras untuk jangka waktu yang lama. Menggunakan bantal tidaklah diijinkan. Para sipir akan menyitanya dan mencaci-maki praktisi jika mereka menemukannya. Kualitas makanan sangatlah buruk. Para pecandu obat tidak memakannya. Pihak keluarga mereka mengirimkan uang dan staf di kamp kerja akan menyiapkan makanan terpisah.

Para praktisi diberi makanan encer yang dibuat dari labu dengan rasa tidak baik. Mereka dapat makan lebih baik selama kunjungan keluarga. Tetapi ruang untuk pengunjung diruntuhkan pada bulan Oktober 2006. Sekarang, pihak keluarga hanya diberi waktu setengah jam untuk bertemu dan para praktisi tidak diperbolehkan makan pada saat jam kunjungan. Semua makanan dari luar dilarang, bahkan sepotong permen pun tidak diperkenankan. Kerja budak menjadi lebih melelahkan, para praktisi kekurangan makanan bergizi dan banyak yang pingsan. Tidur juga menjadi semakin sulit. Pengurangan hukuman biasanya sepuluh hari, sekarang mereka hanya mendapat dua hari.

Chinese http://minghui. org/mh/articles/ 2007/9/7/ 162255.html
English http://www.clearwis dom.net/emh/ articles/ 2007/9/26/ 89934.html

Laporan Tahunan Kebebasan Beragama Mengutuk Penindasan PKC Sebelum Pertandingan Olimpiade

Posted in HAM oleh Seputar China pada Oktober 5, 2007

Pada 14 September 2007, Pemerintah Amerika menerbitkan Laporan Tahunan tentang Kebebasan Beragama Internasional. Laporan tersebut mengkritik keras terhadap Partai Komunis China (PKC) atas pengekangan kebebasan beragama dan penindasan terhadap para misionaris luar negeri sebelum Pertandingan Olimpiade. Dalam laporan itu disebutkan bahwa praktisi Falun Gong “masih terus menghadapi penahanan, penyekapan dan pemenjaraan. ”

Pemerintah Amerika mengkritik keras atas penindasan PKC baru-baru ini terhadap berbagai kelompok, rupanya dilakukan dalam rangka persiapan Pertandingan Olimpiade 2008. Laporan itu mengatakan bahwa PKC terus menekan terhadap kelompok religius minoritas.

“Praktisi Falun Gong terus menghadapi penahanan, penyekapan dan pemenjaraan serta terdapat laporan yang bisa dipercaya atas kematian yang disebabkan oleh penyiksaan dan perlakuan kejam. Para praktisi yang menolak untuk melepaskan kepercayaannya kadang-kadang menjadi sasaran diperlakukan dengan kejam di penjara, kamp buruh melalui pendidikan ulang dan pengadilan tambahan di pusat “pendidikan legal.” Masih dilaporkan bahwa Kantor pemerintahan 610, agen keamanan negara terlibat didalam perlakuan kejam terhadap praktisi Falun Gong, terus memakai cara-cara yang dilegalkan untuk menindas.”

“Semenjak 1999, Sekratariat Negara AS menetapkan China sebagai “Negara yang perlu Mendapat Perhatian Khusus” dibawah Hukum Kebebasan Beragama Internasional (IRFA – International Religious Freedom Act) karena pelanggaran berat terhadap kebebasan beragama.”

Laporan tersebut ditujukan kepada Kongres Amerika. Dalam laporan itu mencantumkan delapan negara yang mendapat perhatian khusus, termasuk China, Birma, Eritrea, Iran, Korea Utara, Saudi Arabia, Sudan dan Urbekistan. Negara-negara ini telah “terlibat atau mentolerir pelanggaran berat terhadap kebebasan beragama”selama periode pencatatan.

Chinese: http://www.minghui. org/mh/articles/ 2007/9/16/ 162786.html
English: http://www.clearwis dom.net/emh/ articles/ 2007/9/17/ 89615.html

Gao Zhisheng Minta Perhatian Atas Pelanggaran HAM Berat di China

Posted in HAM oleh Seputar China pada Oktober 5, 2007

Oleh: reporter Minghui Li Jingfei

Pengacara HAM terkenal Gao Zhisheng, dikenal sebagai “suara hati nurani China,” baru-baru ini telah mengirim surat setebal 9 halaman disertai statistik dan bukti-bukti kepada Kongres Amerika Serikat. Ia mengungkapkan keprihatinan yang sangat mendalam atas Olimpiade Beijing.

Surat tersebut menyatakan bahwa situasi HAM di China sangat buruk bahkan melebihi yang telah digariskan dalam Piagam Olimpiade. Dalam surat tersebut, Gao berbicara tentang penindasan tehadap Falun Gong secara terperinci dan menyerukan kepada Kongres Amerika untuk memberi perhatian lebih atas bencana hak asasi manusia ini.

Gao menyebutkan, “Ratusan ribu praktisi telah dikirim ke kamp kerja paksa. Jutaan orang telah ditahan secara ilegal di kamp pencucin otak yang tak terhitung jumlahnya yang didirikan di setiap sudut negeri China oleh “Kantor 610″ yang terkenal dengan kekejamannya, sebuah institusi dibentuk untuk memimpin penganiayaan terhadap Falun Gong. Kamp pencucian otak semacam ini sangat sederhana prosedurnya, dimana metode yang digunakan untuk ‘mendidik’ para praktisi adalah luar biasa kejam. Puluhan juta praktisi telah dianiaya dengan berbagai cara. Sejumlah besar anak-anak dikeluarkan dari sekolah karena orang tua mereka berlatih Falun Gong. Banyak anak ditiggal tanpa perawatan atau bahkan menjadi tuna wisma setelah orangtua mereka ditangkap. (Sejak Agustus lalu, anak perempuan saya telah bertemu banyak anak-anak ini yang berada di luar pagar sekolah. Anak-anak tuna wisma ini, datang kepada anak saya untuk menyampaikan simpati dan dukungan mereka. Hati kami tersentuh oleh anak-anak ini.)”

“Sebagai bukti dari penganiayaan ini, saya merekomendasikan laporan investigasi yang saya susun sendiri. Laporan ini mencatat bukti-bukti yang secara legal bisa diterima yang saya kumpulkan sebagai pengacara. Satu kasus yang melibatkan Liu Boyang, 28 tahun, lulusan kedokteran dan ibunya, yang mana keduanya adalah praktisi Falun Gong. Ibu dan anak ini disiksa sampai mati kurang dari sepuluh hari dalam bangunan yang sama. Malam terakhir sebelum kematian mereka, keduanya bisa saling mendengar tangisan kesakitan akibat dari penyiksaan. Sebelum teriakan kematian mereka, polisi tidak pernah berhenti menyiksa mereka.”

Menurut Gao, delapan tahun penindasan terhadap Falun Gong adalah bencana kemanusiaan yang paling lama dan paling serius di China dan di dunia. ”Inilah mengapa saya sangat menekankannya pada bagian awal dari surat ini,” tandasnya.

Dalam suratnya, Gao Zhisheng bertanya, “Apakah selama delapan tahun penganiayaan terhadap Falun Gong dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan oleh PKC hanya masalah bagi para korban? Atau masalah bagi umat manusia?

“Apakah genosida yang dilakukan oleh PKC dan kejahatan terhadap kemanusiaan hanya amcaman bagi para korban, atau bagi nilai moral seluruh umat manusia?

“Apakah umat manusia mampu melawan kekejaman terhadap kemanusiaan seperti ini yang dilakukan oleh negara?”

Tragedi Pelanggaran HAM
Gao menunjukkan dalam suratnya, “PKC masih terus menindas gereja keluarga Kristen adalah setara dengan kekejamannya menganiaya terhadap Falun Gong.” Dia juga mencantumkan bukti-bukti penindasan brutal terhadap hak dan kebebasan manusia, penganiayaan berat terhadap gerakan pembelaan hak, kelakuan keji menyita harta benda milik pribadi, kehancuran lingkungan, sistim hukum yang ekstrim tidak adil, dan masalah-masalah lainnya di China.

Gao mengatakan, “Yang terhormat bapak-bapak dan ibu-ibu, menuliskan surat ini sungguhlah sangat berat. Kalau kejahatan ini hanya terjadi sekali atau beberapa kali, saya percaya kalian akan marah seperti saya. China pada hari ini, tragedi tak berperikemanusiaan ini sudah menjadi situasi biasa yang terjadi di seluruh negeri. Banyak orang telah terbiasa dengan ini, dan mereka acuh-tak acuh. Alasannya PKC dapat mempertahankan kekuasaannya adalah dengan sengaja mengganyang hati nurani kita dengan kekerasan, dan membuat hati kita mati rasa dengan kebohongan. Itu sedang mengikis moral kita setiap hari, untuk mendapatkan dukungan pasif dari pikiran orang yang tak berdaya. Ini telah menurunkan moral masyarakat dibawah garis dasar untuk melawan keganasannya, dengan demikian kekuasaanya stabil. Saat ini, PKC memperluas kebobrokan moralnya ke seluruh dunia. Kalau Olimpiade diadakan oleh PKC, itu berarti keberhasilan kebobrokan moral global PKC.”

Faktanya Olimpiade akan diadakan oleh PKC yang menyakitkan hati dan sanubarinya. Gao menunjukkan, “Rezim Komunis China memperlakukan pendaftaran dan penyelenggaraan Pesta Olimpiade sama persis seperti pentingnya urusan politik. Apapun yang berhubungan dengan Pesta Olimpiade dianggap sebagai isu politik. Liu Qi, orang terpenting China yang bertanggung jawab terhadap Olimpiade ini, dia sendiri mengatakan, ‘tugas politik tertinggi’ memastikan setiap hal sesuai dengan Olimpiade. Ini adalah hal sederhana dan fakta yang umum diketahui di China.”

“Jelas bagi semua rakyat China bahwa dengan sukses menyelenggarakan Pesta Olimpiade, rezim komunis berusaha untuk memperoleh dua tujuan. Pertama, berusaha untuk meyakinkan rakyat China bahwa dunia masih mengakui Partai Komunis sebagai pemerintah yang sah walaupun telah melakukan segala kekejaman dan kejahatan besar terhadap kemanusiaan yang mana telah membunuh 80 juta jiwa rakyat China dalam beberapa dekade ini. Kedua, ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Partai Komunis masih memiliki kekuasaan atas China dan masih menikmati dukungan penuh dari rakyat.”

Dia menekankan, “Sebagai seorang China, saya sangat menghargai dan mencintai tanah air saya dan rakyat kami yang menderita. Saya juga sudah lama ingin melihat hari dimana Olimpiade akan diadakan di China. Tetapi ketika saya mengingat lingkungan sosial di China, dan bagaimana Pesta Olimpiade dimanfaatkan di sini, sanubari dan rasa keadilan saya membuat hati saya sangat perih. Seperti yang anda ketahui, saat ini di China, orang yang menghubungkan Olimpiade dengan Hak Asasi Manusia akan diburu oleh rezim komunis dan dikategorikan sebagai “musuh negara”, “pendosa rakyat” dan “penghancur keharmonisan masyarakat.”

Dia menekankan, “Kami tidak mendukung atau berpura-pura mendukung penggunaan Pesta Olimpiade sebagai alat politik. Juga kami tidak mendukung atau berpura-pura mendukung Pesta Olimpiade yang tidak mempertimbangkan hati nurani manusia, keadilan dan nilai moral.”

Para Politisi Mendukung Gao Zhisheng
Perwakilan Ileana Ros-Lehtinen, anggota dari Komite Hubungan Luar Negeri, David Kilgour, mantan Sekretaris Negara Kanada Urursan Asia Pasifik dan mantan Wakil Jurubicara Majelis Perwakilan Rendah Kanada, dan Edward McMillan-Scott, Wakil Presiden dari Parlemen Eropa, mendukung Gao pada konferensi pers sebulan lalu.

Perwakilan Ileana Ros-Lehtinen mengatakan, “Sangat sedikit orang di dunia yang secara akurat menyadari parahnya kondisi Beijing terhadap hak asasi manusia dari pada pengacara HAM terkenal dan nominasi Hadiah Nobel Perdamaian, Gao Zhisheng.”

“Rezim di Beijing, bukanya melihat dekatnya penyelenggaraan Olimpiade sebagai saatnya untuk lebih terbuka, tetapi melihatnya sebagai mandat untuk mengontrol dan menindasan lebih lanjut terhadap rakyat China.”

Dia berkata, “Saya telah bergabung dengan kolega saya, Rohrabacher, dan yang lain di Majelis dalam menyampaikan keprihatinan kami atas keikutsertaan dalam ‘Olimpiade Genosida’ dengan kerjasama dengan House Resolution 610 yang menyatakan ‘keinginan dari Anggota Majelis Rendah bahwa Pemerintah Amerika Serikat harus mengambil langkah secepatnya untuk memboikot Pesta Olimpiade Musim Panas di Beijing pada bulan Agustus 2008 kecuali Rezim China berhenti melakukan pelanggaran serius HAM warganya.'”

Menyerukan Kepada Presiden Bush
Gao menyerukan dalam suratnya, “Ketika saya menyelesaikan surat ini, saya dengar bahwa Presiden Bush memutuskan untuk bergabung dalam Olimpiade tahun depan. Maafkan atas kelancangan saya, saya ingin menghimbau Pak Presiden, apa yang sedang Anda lakukan? Apakah Anda tahu bagaimana Presiden Reagan menangani Olimpiade Seoul 1988? Saya ingin mengingatkan teman-teman saya di sini. Saya berharap teman-teman saya di Kongres, baik di Senat dan di Dewan, bisakah membuat kebaikan bagi peradaban manusia seperti dalam Olimpiade Seoul tahun 1988.”

Dia melanjutkan, “Bagi mereka yang sedang berjuang di penjara-penjara PKC, bagi mereka yang merintih karena penyiksaan, bagi mereka yang mengembara untuk menghindari penganiayaan memerlukan bantuan anda. Ketika anda menyalakan lilin, ketika anda bersolek, mengangkat minuman, saya berharap anda akan memikirkan mereka yang sedang mengalami penderitaan. Semoga Tuhan memberkati Amerika, semoga Tuhan memberi keadilan, tanggung jawab dan keyakinan teguh bagi setiap orang. Semoga sinar kebebasan menerangi China, membuat kejahatan tidak ada tempat untuk sembunyi, dan semoga mereka yang dianiaya tidak menderita lagi.”

Chinese: http://minghui. ca/mh/articles/ 2007/9/21/ 163076.html
English: http://www.clearwis dom.net/emh/ articles/ 2007/9/22/ 89801.html