SEPUTAR CHINA


Sumber Transplantasi Organ di China Dipersoalkan PBB

Posted in HAM oleh Seputar China pada Mei 23, 2008

Dua Penyelidik Khusus PBB kembali mengumumkan penemuan mereka sebelumnya terhadap kasus pengambilan organ di China. Sekali lagi mereka meminta penjelasan pemerintah China secara menyeluruh mengenai dugaan pengambilan organ praktisi Falun Gong dan sumber organ yang tiba-tiba meningkat untuk transplantasi yang sedang berlangsung di China sejak tahun 2000.

Demikian dikemukakan oleh Pelapor Khusus PBB Bidang Penyiksaan , Manfred Nowak pada sebuah pertemuan yang diselenggarakan di sekretariat PBB pada bulan Maret 2008. Pada akhir 2005 lalu, dia melakukan perjalanan ke China untuk mencari bukti atas masalah tersebut. Dia adalah pejabat PBB pertama yang datang ke China untuk menyelidiki kasus penyiksaan di negara Tirai Bambu itu. Dalam laporan PBB, dia menunjukkan bahwa kasus penyiksaan terhadap praktisi Falun Gong di China mencapai 66 persen.

Pelapor Khusus PBB bidang Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan, Asma Jahangir dan Manfred Nowak, masing-masing membuat permintaan dan mendokumentasikannya dalam laporan tahunan 2008 kepada Dewan HAM PBB sebagai tindak lanjut dari pembicaraan mereka sebelumnya dengan pemerintah China. Dua Penyelidik Khusus, bersama dengan Sigma Huda, Pelapor Khusus PBB bidang Perdagangan Manusia, mengajukannya kepada penguasa China pada 11 Agustus 2006.

Tertarik dengan informasi yang disampaikan oleh kelompok sukarelawan dan perseorangan, termasuk Kelompok Kerja HAM Falun Gong, Pelapor Khusus PBB menyoroti dan mengangkat pertanyaan mengenai identifikasi sumber organ, waktu tunggu yang singkat untuk menemukan organ tubuh yang cocok, dan hubungan antara transplantasi organ yang meningkat di China dan dimulainya penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong.

Meskipun pemerintah China menanggapi pada 28 November 2006 lalu, dengan kategori penolakan, mereka gagal menjawab masalah-masalah kritis yang ditanyakan oleh Pelapor Khusus PBB. Menindaklanjuti pembicaraan Jahangir dan Nowak yang dikirimkan pada 25 Januari 2007, mereka mendesak kepada pemerintah China untuk menjawab masalah serius ini.

Pembicaraan asli Pelapor Khusus didokumentasikan di dalam laporan tahunan 2007, dan kelanjutan pembicaraan mereka di dalam laporan tahunan 2008 mereka. Laporan tahunan Pelapor Khusus PBB secara khusus mendokumentasikan aktivitas mereka di tahun lalu, dan laporan-laporan ini biasanya dipresentasikan kepada Komisi HAM PBB selama sesi musim semi.

Meneruskan permohonan bagi Cao Dong, seorang saksi mata pengambilan organ di China, dianggap penting untuk dicatat dalam laporan tahunan 2008 mereka. Asma Jahangir dan Manfred Nowak juga melaporkan tindakan mereka yang sangat mendesak, bersama dengan Kelompok Kerja PBB dibindang Penahanan Sewenang-wenang, atas nama Cao Dong.

Pada 21 Mei 2006 di Beijing, Cao berjumpa dengan Edward McMillan-Scott, Wakil Presiden Parlemen Eropa, dan memberikan kesaksian tentang pengambilan organ di China. Setelah pertemuan ini, pihak keamanan China menangkap Cao. Laporan-laporan mengindikasikan bahwa Cao dijatuhi hukuman lima tahun penjara karena dianggap menerima wawancara tidak sah.

Kelompok Kerja HAM Falun Gong (FGHRWG) menyerukan kepada media dan pemerintah di dunia untuk menaruh perhatian atas temuan Pelapor Khusus PBB mengenai pengambilan organ di China, dan tidak memalingkan muka dari kejahatan serius terhadap kemanusiaan ini.

Sejak tahun 2001, FGHRWG secara ketat mengawasi pelanggaran HAM di China dan secara aktif mengumpulkan kasus-kasus pelanggaran yang dialami para praktisi Falun Gong di China. Selama bertahun-tahun telah dilaporkan sebanyak lebih dari sepuluh ribu kasus seperti ini kepada PBB, kepada pemerintahan di dunia, dan kepada organisasi-organisasi HAM internasional. Kumpulan Laporan yang dikirimkan itu bisa dilihat di http://www.falunhr.org

Informasi yang disajikan oleh FGHRWG telah digabungkan dengan banyak dokumen pejabat PBB dan membantu ahli HAM PBB dalam penelusuran mencari bukti-bukti ke China. Informasi itu juga merupakan sumber-sumber yang berharga bagi kementrian asing dari pemerintah di dunia dan para wartawan investigasi.

Selama ini FGHRWG juga telah berpartisipasi dalam banyak perkumpulan dan konferensi HAM, maupun wawancara media untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong di China.

Chinese: http://minghui. ca/mh/articles/ 2008/5/7/ 177990.html
English: http://www.clearwis dom.net/emh/ articles/ 2008/5/9/ 97150.html

Sudah 43 Anak Tewas Akibat Virus EV71 di China

Posted in Bencana oleh Seputar China pada Mei 16, 2008

Beijing – Korban jiwa akibat virus enterovirus 71 alias EV71 di China terus melonjak. Sejauh ini total korban tewas telah mencapai 43 anak.

Korban terakhir adalah seorang bayi berempuan berusia 22 bulan dari Provinsi Jiangxi. Bayi malang itu meninggal pada Kamis, 15 Mei waktu setempat di rumah sakit.

Demikian disampaikan pejabat-pejabat kesehatan kepada kantor berita resmi China, Xinhua, Jumat (16/5/2008).

Virus EV71 bisa menyebabkan penyakit mulut, kaki dan tangan. Sejauh ini penyakit itu telah menjangkiti lebih dari 24.934 anak di 7 provinsi China plus ibukota Beijing.

Angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah setelah Kementerian Kesehatan China pekan lalu memerintahkan fasilitas-fasilitas kesehatan untuk melaporkan setiap kasus baru.

Virus EV71 menyebar melalui kontak dengan air liur atau kotoran pasien yang terinfeksi. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak karena sistem kekebalan tubuh mereka yang masih lemah.

Serangan virus ini diperkirakan akan mencapai puncaknya pada bulan Juni dan Juli mendatang. ( ita / nrl )
(detik.com)