SEPUTAR CHINA


OLIMPIADE 2008: Pelanggaran HAM Jadi Sorotan Atlet

Posted in Arsip oleh Seputar China pada Januari 24, 2008

Obor HAM di Jakarta

JAKARTA, KOMPAS – Sekitar 30 atlet dan mantan atlet mendesak Pemerintah China untuk menghentikan pelanggaran hak asasi manusia sebelum pelaksanaan Olimpiade Beijing 2008.

Mereka bersama aktivis HAM yang tergabung dalam Solidaritas Indonesia untuk Rakyat China berkumpul dalam acara penyambutan Obor HAM Estafet Global di Senayan, Jakarta, Jumat (4/1).

Menurut koordinator penyambutan Obor HAM Estafet Global Fadjar Pratikto, olimpiade tidak bisa berdampingan dengan kejahatan kemanusiaan. “Selama ini mereka menutup-nutupi pelanggaran HAM yang terjadi dengan bungkus pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Laporan yang dikeluarkan Amnesty International, Human Rights Watch, Organisasi Jurnalis, dan berbagai media, menunjukkan adanya tindakan penguasa China untuk memberantas kelompok-kelompok sipil yang dianggap berbahaya sebelum pesta olahraga dunia itu dimulai.

Fadjar mengatakan, kenyataan tersebut bertentangan dengan semangat Piagam Olimpiade yang menjunjung tinggi harkat dan martabat kemanusiaan. Janji penguasa China untuk memperbaiki kondisi HAM-nya saat pertama kali diberi kepercayaan menjadi tuan rumah olimpiade dilanggar begitu saja.

Solidaritas Indonesia

Melalui acara ini pula, menurut Fadjar, ingin digalang solidaritas masyarakat Indonesia untuk peduli pada kejahatan kemanusiaan di China. “Kami sengaja memanfaatkan momentum Olimpiade 2008 di Beijing untuk mendorong perbaikan kondisi HAM di sana,” ungkapnya.

Mantan pemegang rekor nasional maraton tahun 1986, Gatot Sudarsono, yang turut menghadiri acara ini, mengatakan, atlet juga harus memiliki kepedulian terhadap pelanggaran HAM yang terjadi di seluruh dunia, tak terkecuali di China. “Di dalam Piagam Olimpiade dinyatakan bahwa olimpiade harus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Kejahatan HAM yang dilakukan Pemerintah China telah melanggar piagam itu,” ujarnya.

Acara tersebut diakhiri dengan membawa obor secara estafet menempuh jarak lima kilometer dari Senayan menuju Bundaran Hotel Indonesia.

Menurut rencana, Obor HAM itu akan dilanjutkan dibawa ke Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, dan berakhir di Batam pada 13 Januari. (A03/A13)
http://www.kompascetak.com/kompas-cetak/0801/05/or/4143859.htm

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: