SEPUTAR CHINA


China Hadapi Cuaca Buruk

Posted in Bencana oleh Seputar China pada Januari 30, 2008

Penampungan sementara

Musim dingin parah mengganggu transportasi di Cina sementara puluhan juta orang mudik Tahun Baru.

Paling tidak 170 ribu orang tertahan di stasiun kereta di Guangzhou, propinsi Guangdong, Cina selatan, karena sebagian besar kereta ditunda keberangkatannya.

Ribuan orang terganggu perjalanannya karena jalan jalan yang tertutup, sebagian daerah kehabisan garam untuk ditaburkan pada es.

Lebih 20 orang tewas sejak musim dingin parah terjadi disana.

Salju turun di Cina tengah, timur dan selatan, daerah yang biasanya tidak mengalami musim dingin parah. Salju diperkirakan masih akan turun. Jalan bebas hambatan dan jalur kereta tertutup, terutama di bagian selatan. Sejumlah bandara udara daerah ditutup, sementara beberapa propinsi mengalami kelangkaan listrik.

Tahun lalu dua milyar orang melakukan perjalanan selama musim Tahun Baru, yang dapat dipandang sebagai migrasi terbesar di dunia. Wartawan BBC di Shanghai, Quentin Sommerville melaporkan bis dan kereta sudah penuh penumpang pada musim liburan, meskipun cuaca tidak seburuk sekarang.

‘Bekerjasama’
Penduduk terus berdatangan di stasiun Guangzhou meskipun mati listrik di propinsi Hunan menyebabkan sebagian besar kereta tidak dioperasikan.

Setelah tiga hari menunggu keretanya di kota Chongqing, Cina barat daya, Liu Si mengatakan kepada kantor berita Reuters, kecil kemungkinan dirinya dapat mudik dalam waktu dekat.
Sejumlah daerah mengalami musim dingin terburuk “Saya tinggal di Guangdong selama sepuluh tahun, saya tidak pernah merayakan Tahun Baru disini. Tahun ini mungkin saya terpaksa harus melakukannya. Saya tidak merasa senang.”

Pemerintah Guangzhou mendirikan tempat perlindungan sementara di sekolah sekolah dan bangunan umum lainnya bagi penumpang kendaraan umum yang terjebak disana.

Departemen masalah umum mengatakan cuaca buruk menganggu 67 juta orang dan sudah menimbulkan kerugian sebesar 2,5 milyar dolar.

Sebelumnya, perdana menteri Wen Jiabao mengatakan cuaca buruk membahayakan kehidupan penduduk dan mengganggu pasok makanan segar, minyak dan gas menjelang Tahun Baru. Ia memperingatkan keadaan akan memburuk.

“Segera lakukan mobilisasi dan bekerjasama untuk mengatasi perang melawan bencana,” katanya kepada para pejabat, seperti dilaporkan situs resmi pemerintah.

“Pastikan penduduk dapat menikmati Perayaan Musim Semi.”

Keadaan yang buruk dalam beberapa hari terakhir membuat sejumlah rumah rusak di Cina, mengganggu pasok listrik dan menghancurkan tanaman pangan.

Sejumlah daerah Cina mengalami hujan salju terburuk dalam lebih sepuluh tahun terakhir.

http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2008/01/080128_china.shtml

Iklan

OLIMPIADE 2008: Pelanggaran HAM Jadi Sorotan Atlet

Posted in Arsip oleh Seputar China pada Januari 24, 2008

Obor HAM di Jakarta

JAKARTA, KOMPAS – Sekitar 30 atlet dan mantan atlet mendesak Pemerintah China untuk menghentikan pelanggaran hak asasi manusia sebelum pelaksanaan Olimpiade Beijing 2008.

Mereka bersama aktivis HAM yang tergabung dalam Solidaritas Indonesia untuk Rakyat China berkumpul dalam acara penyambutan Obor HAM Estafet Global di Senayan, Jakarta, Jumat (4/1).

Menurut koordinator penyambutan Obor HAM Estafet Global Fadjar Pratikto, olimpiade tidak bisa berdampingan dengan kejahatan kemanusiaan. “Selama ini mereka menutup-nutupi pelanggaran HAM yang terjadi dengan bungkus pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Laporan yang dikeluarkan Amnesty International, Human Rights Watch, Organisasi Jurnalis, dan berbagai media, menunjukkan adanya tindakan penguasa China untuk memberantas kelompok-kelompok sipil yang dianggap berbahaya sebelum pesta olahraga dunia itu dimulai.

Fadjar mengatakan, kenyataan tersebut bertentangan dengan semangat Piagam Olimpiade yang menjunjung tinggi harkat dan martabat kemanusiaan. Janji penguasa China untuk memperbaiki kondisi HAM-nya saat pertama kali diberi kepercayaan menjadi tuan rumah olimpiade dilanggar begitu saja.

Solidaritas Indonesia

Melalui acara ini pula, menurut Fadjar, ingin digalang solidaritas masyarakat Indonesia untuk peduli pada kejahatan kemanusiaan di China. “Kami sengaja memanfaatkan momentum Olimpiade 2008 di Beijing untuk mendorong perbaikan kondisi HAM di sana,” ungkapnya.

Mantan pemegang rekor nasional maraton tahun 1986, Gatot Sudarsono, yang turut menghadiri acara ini, mengatakan, atlet juga harus memiliki kepedulian terhadap pelanggaran HAM yang terjadi di seluruh dunia, tak terkecuali di China. “Di dalam Piagam Olimpiade dinyatakan bahwa olimpiade harus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Kejahatan HAM yang dilakukan Pemerintah China telah melanggar piagam itu,” ujarnya.

Acara tersebut diakhiri dengan membawa obor secara estafet menempuh jarak lima kilometer dari Senayan menuju Bundaran Hotel Indonesia.

Menurut rencana, Obor HAM itu akan dilanjutkan dibawa ke Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, dan berakhir di Batam pada 13 Januari. (A03/A13)
http://www.kompascetak.com/kompas-cetak/0801/05/or/4143859.htm

Obor HAM Estafet Global: Suluh Itu Tak Berkobar di China

Posted in Uncategorized oleh Seputar China pada Januari 24, 2008

4 Januari 2008 – 17:50 WIB
Kurniawan Tri Yunanto

VHRmedia.com, Jakarta – Menjelang diselenggarakannya Olimpiade Beijing 2008 dan mengingat masih buruknya penegakan hak asasi manusia di China, masyarakat internasional menggalang dukungan melalui ‘Obor HAM Estafet Global’ mendesak rezim pemerintahan China mengakhiri segala ketidakadilan dan kesewenang-wenangan.

Api Obor HAM tersebut diambil dari sumber api di Athena 9 Agustus 2007, kemudian di bawa berkeliling Eropa, Australia, Indonesia dan beberapa negara Asia yang kemudian berakhir di Hongkong pada 20 Agustus 2008.

Juru bicara Solidaritas Indonesia untuk Rakyat China di Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (4/1) mengatakan, obor HAM menjadi lambang gerakan moral menentang penindasan di Cina menjelang pelaksanaan Olimpiade. Dari Jakarta, obor HAM tersebut akan di bawa menuju Yogyakarta, Surabaya, Bali dan berakhir di Batam. Sebelum sampai Indonesia, obor HAM tersebut telah mengelilingi 100 kota di 5 benua di dunia.

“Obor HAM Estafet Global merupakan kampanye internasional yang menyerukan diakhirnya pelanggaran HAM yang terjadi pada rakyat China,” ujar Fajar Pratikno. “Selama masih ada pelanggaran HAM, China tidak layak menyelenggarakan Olimpiade.”

Koordinator Kontras Usman Hamid yang ikut berpartisipasi dalam acara penyambutan Obor HAM mengakui pentingnya perlindungan HAM di dunia khususnya di Cina. “Acara ini sangat penting, untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa kondisi penegakan HAM di China semakin buruk dan memerlukan dukungan,” katanya.

Selama ini perhatian dunia tertuju pada pertumbuhan ekonomi China yang pesat. Namun, kemajuan ekonomi tersebut tidak diimbangi dengan semangat demokrasi dan pluralisme. Praktek keji operasi pengambilan organ tubuh tahanan dalam keadaan hidup di kamp-kamp konsentrasi untuk memenuhi kebutuhan industri transplantasi organ masih terjadi hingga hari ini. Diskriminasi dan intimidasi disertai tindak kekerasan terhadap penganut kepercayaan Falun Gong merupakan salah satu kejahatan besar yang dilakukan pemerintah China terhadap warga negaranya. (E1)

http://www.vhrmedia.com/vhr-news/berita-detail.php?.g=news&.s=berita&.e=1165

7 Obor Olimpiade Hiasi Kedubes Cina

Posted in Arsip Berita,OLIMPIADE oleh Seputar China pada Januari 24, 2008

Teddy Yuliandy Moeffat – detikcom
08/12/2007 20:43 WIB

Jakarta – Malam hari, suasana di depan Kedubes Cina tampak syahdu. 7 obor terpasang berjejer di trotoar depan kedubes.

Tapi jangan salah sangka dulu, ‘Romantisme’ ini adalah bagian dari bentuk protes terhadap pemerintah Cina yang dianggap masih belum peduli dalam masalah HAM, padahal pada tahun 2008 negeri tirai bambu ini akan menjadi tuan rumah olimpiade.

Liukan api di obor setinggi 1,5 meter itu bergerak mengikuti arah tiupan angin. Di antara obor dibentangkan spanduk oleh demonstran yang bernada kecaman pada pemerintah Cina.

Spanduk-spanduk tersebut antara lain bertuliskan ‘Olympics and crimes against humanity can’t co-exist in China’ dan ‘Stop killing Falun Gong practitioner for their organs’.

Pemasangan obor juga punya maksud tersendiri. Pada tanggal 4 Januari, Indonesia akan kedatangan obor HAM. Obor tersebut dibawa berkeliling dari benua ke benua sejak 9 Agustus 2007.

“Sekarang obor HAM berada di New Zealand,” kata penanggung jawab acara Fadjar Pratikto.

Pantauan detikcom di lokasi yang berada di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2007), aksi tersebut berlangsung damai dan lancar. Pada pukul 20.00 WIB, aksi yang dimulai pukul 18.00 WIB pun berakhir. Sekitar 20 orang demonstran membubarkan diri dengan tertib.

Aksi tersebut dilakukan oleh aktivis Falun Gong dan Global Human Rights Efforts (Ghure). Mereka menilai Cina tidak pantas dijadikan tuan rumah Olimpiade 2008 karena punya masalah dalam isu HAM.

“Tidak pantas olimpiade diadakan di cina, Kecuali mereka telah memperbaiki kondisi HAM,” tegas Sekretaris Ghure, Karnadi.
( gah/gah)