SEPUTAR CHINA


Blogger Ditahan di Rumah Sakit Jiwa

Posted in Pers oleh Seputar China pada Agustus 28, 2007

Seorang pengguna internet dan bloger ditahan secara paksa di rumah sakit jiwa hanya gara-gara memposting komentar kritis terhadap rejim komunis China.

Reporters Without Borders terkejut oleh penahanan secara paksa seorang cyber dan blogger He Weihua ke dalam rumah sakit jiwa di provinsi pusat Hunan. Anggota keluarga yang diwawancari oleh asosiasi wartawan ini menyangkal bahwa dia memiliki penyakit mental dan mengatakan bahwa mereka yakin penahanan itu berhubungan dengan apa yang telah dipostingkan pada blognya, http://www.boxun/hero/hewh/.

“Ini tidak dapat diterima bahwa pemerintah China menggunakan cara-cara seperti itu untuk membungkam rakyatnya yang sekedar mengekspresikan pandangan-padangannya dengan damai melalui internet,” kata organisasi kebebasan pers tersebut. “Kami mengunjungi pemerintah pusat untuk berdialog dengan pemerintah Hunan guna mendapatkan kebebasannya. Bagaimana mungkin pemerintah mengharapkan kita mempercayai bahwa seorang berpenyakit mental mampu mengelola laporan investigasi yang terperinci?

“Kami khawatir kasus ini menunjukkan bahwa pemerintah China masih belum meninggalkan penggunaan hukuman psikiatri terhadap mereka yang mengekspos pelanggaran-pelanggaran dan menentang penyensoran,” lanjut Reporters Without Borders dalam pernyataanya.

He Weihua dikurung secara paksa oleh pemerintah Hunan awal Agustus ini setelah ia mempostingkan sebuah artikel di situs Boxun yang mengkritik peningkatan harga daging babi yang keterlaluan oleh pemerintah provinsi itu. Ia juga meramalkan keruntuhan Partai Komunis dalam waktu dekat yang disebabkan oleh korupsi internal ditubuh partai itu. Ia menerima sebuah panggilan pengadilan dari Biro Keamanan Umum setelah artikel tersebut dipostingkan pada bulan Juli lalu.

Satu unit kepolisian negara sebelumnya telah menggerebek dan mencari rumahnya di Hengyang (di provinsi Hunan) pada bulan Juni, mengambil komputer laptop-nya dan memperingatkannya bahwa dia akan menderita konsekwensi yang mengerikan bila ia terus menulis tentang HAM. Blog-nya http://www.boxun.com/hero/hewh berisikan banyak laporan investigasi dan komentar-komentar kritis terhadap pemerintah.

Ketika dihubungi oleh Radio Free Asia, ibunya tidak mau berkomentar tentang penahanan anaknya, mengindikasikan bahwa ia (ibunya) berpikir teleponnya telah disadap. Ia hanya berkata: “Dia berada di rumah sakit jiwa. Ia pergi ke sana bulan ini.” Namun seorang keluarga yang dihubungi oleh Reporters Without Borders menghubungkan pengurungannya itu dengan artikelnya: “Ia telah menulis banyak artikel mengenai HAM, khususnya di Boxun. Saya pikir ia memiliki segala kualitas seorang yang berpikiran jernih.”

Perlakuan keji semacam itu bukanlah pertama kalinya dialami oleh He Weihua. Para anggota Biro Keamanan Negara telah memberikan suntikan secara paksa ketika dia ditempatkan di rumah sakit jiwa pada bulan Desember 2004 silam. Bulan September 2006 lalu, ia dicegat oleh sebuah sepeda motor, pengendara itu memperingatkan dia untuk tidak meneruskan aktivitas perjuangan HAM-nya.

http://www.rsf.org/article.php3?id_article=23365

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: