SEPUTAR CHINA


Amnesty International: China Langgar HAM

Posted in OLIMPIADE oleh Seputar China pada Agustus 15, 2007

Beijing – Surabaya Post

China gagal memenuhi janjinya bahwa berkaitan dengan penyelenggaraan Olimpiade Beijing 2008 akan memberikan kebebasan yang lebih baik kepada masyarakat, kata kelompok Amnesti Internasional dalam laporannya, Rabu (8/8).

Pihak berwenang China melanggar janjinya yang dibuat ketika berusaha memperoleh kesempatan menyelenggarakan pesta olahraga ini dengan meningkatkan penyiksaan dan tekanan politik serta pemeluk agama, menahan wartawan dan menutupi pemberitaan yang mengarah pada pembangunan sosial, kata laporan itu.

Hanya satu tahun menjelang penyelenggaraan pesta olahraga itu, batas waktu telah berakhir bagi pemerintah China untuk memenuhi janjinya guna meningkatkan hak asasi manusia sebagai bagian dari warisan Olimpiade,” kata sekretaris jendral kelompok itu, Irene Khan, dalam sebuah pernyataannya.

“Kalau pihak berwenang China mengeluarkan peraturan yang mendesak untuk menghentikan pelanggawan hak azasi manusia pada tahun mendatang, mereka akan mengurangi resiko buramnya citra China dan warisan Olimpiade Beijing, ” kata Khan.

Amnesti Internasional menghimpun sejumlah catatan pelangggaran hak-hak sipil dan hak-hak poilitik China dalam laporannya yang diberi judul “China: menghitung mundur Olimpiade –satu tahun menjelang dipenuhinya janji hak azasi manusia.”

Pernyataan Amnesti ini dikeluarkan saat enam aktivis ditahan Selasa kemarin setelah diturunkannya spanduk besar berukuran 42 meter persegi yang dipasang di sebagian Tembok Raksasa dengan tulisan “Satu Dunia, Satu Mimpi, Kemerdekaan Tibet 2008”, kata Kampanye Kemerdekaan Tibet dan Mahasiswa untuk Kemerdekaan Tibet yang berkantor pusat di London melalui e-mail yang dikirim ke sejumlah penerbitan.

Aktivis mengatakan, China memanfaatkan Olimpiade untuk menggaris-bawahi klaim mereka terhadap Tibet, yang disebutkan sebagai pemerintahan sendiri selama berabad-abad. Namun banyak warga Tibet mengatakan tanah kelahiran mereka sesungguhnya negara yang merdeka untuk selama-lamanya. Pasukan komunis China menduduki Tibet pada 1951, dan Beijing melanjutkan pemerintahan di daerah itu dengan tangan besi.

“Kami mengirimkan pesan yang jelas bahwa mimpi China untuk memimpin dunia tidak akan dapat terwujud selama mereka menduduki Tibet secara brutal,” kata Tenzin Dorjee, wakil direktur Mahasiswa untuk Kemerdekaan Tibet yang berkantor pusat di New York.

Senin lalu, polisi menahan sejumlah wartawan yang melancarkan aksi protes di Beijing yang diselenggarakan oleh kelompok advokasi kebebasan pers yang menuduh pemerintah China tidak memenuhi janjinya untuk memberikan kebebasan media.

Penahanan itu terjadi bersamaan dengan kunjungan Presiden Komisi Olimpiade Internasional Jacques Rogge, di Beijing. Mereka membentangkan poster yang menggambarkan lingkaran simbol Olimpiade yang dibuat dari saputangan oleh anggota Wartawan Tanpa Perbatasan di trotoar jembatan di luar kantor pusat komisi perencanaan Olimpiade Beijing.

Kelompok yang berbasis di Paris itu mengatakan China masih tetao mengekang kebebasan pers dan memenjarakan para wartawan, aktivis dan penentang politik yang menerbitkan pemikiran mereka melalui Internet –di tengah janji yang dibuatnya ketika merebut kesempatan penyelanggaraan Olimpiade untuk memberikan kebebasan.

“Hal yang paling penting adalah kami tidak datang untuk menyerukan boikot,” kata Vincent Brossel dari kelompok itu. “Kami datang dengan dorongan yang konkret, pembebasan tahanan politik, membuka akses Web dan menghentikan gangguan pada siaran radio.”

Olimpiade Beijing, yang akan dimulai 8 Agustus 2008, adalah sumber yang sangat besar bagi harga diri China. Saat merebut kesempatan menyelenggarakan pesta olahraga itu pada 2001, para pemimpin China berjanji kepada anggota Komisi Olimpiade Internasional bahwa Olimpiade akan mengarah pada peningkatan iklim hak asasi manusia dan kebebasan media. (AP, sam)
http://www.surabayapost.info/detail.php?cat=%206&id=58162

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: