SEPUTAR CHINA


Jelang Olimpiade, China Makin Represif

Posted in OLIMPIADE oleh Seputar China pada Agustus 14, 2007

BEIJING (SINDO) – China berjanji meningkatkan penghargaan terhadap hak asasi manusia (HAM) seiring tekanan berbagai pihak menjelang Olimpiade 2008 di negeri itu.

Namun,Amnesty International (AI) terus mengkritik Beijing yang bertindak makin represif untuk memberi citra positif pada Olimpiade. Di antaranya dengan melakukan penahanan tanpa proses pengadilan serta ketatnya kontrol terhadap media dan internet.

”Mengecewakan menyaksikan tindakan penahanan tanpa pengadilan dan pemberlakuan tahanan rumah terhadap aktivis, menguatkan kontrol terhadap media domestik dan internet oleh China,” ungkap Catherine Baber,Wakil Direktur Asia Pasifik AI,kemarin. AI melaporkan, China telah gagal memenuhi janjinya untuk lebih mematuhi HAM menjelang pelaksanaan Olimpiade yang dituanrumahi Beijing.

”Olimpiade Agustus 2008 justru meningkatkan tindakan pemerintah China untuk menangkapi aktivis HAM, termasuk pengacara HAM. Itu jelas melanggar HAM,” rilis laporan AI setebal 22 halaman. Dalam laporan tersebut juga diungkapkan kekhawatiran pemberlakuan ”sistem yang sewenang- wenang”.

Misalnya, adanya kewenangan aparat untuk memenjarakan tersangka kriminal selama empat tahun tanpa proses pengadilan. ”Itu dapat digunakan untuk menahan penjahat kelas ringan, gelandangan, pecandu narkoba dalam usaha ‘membersihkan’ Beijing pada Olimpiade mendatang,” ungkap pernyataan AI. Karena itu, AI mengimbau Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk menyerukan masalah HAM ini kepada pemerintah China.”IOC tak boleh membiarkan Olimpiade dikotori oleh pelanggaran HAM—seperti pengusiran sejumlah keluarga dari rumahnya agar jauh dari arena olahraga atau meningkatnya pemberlakuan tahanan rumah pada aktivis perdamaian di sana,” papar Catherine Baber.

Namun, seruan AI tersebut dimentahkan IOC.Mereka berdalih sebagai organisasi olahraga dan tidak memiliki kaitan dengan masalah politik. ”Kami perlu lebih banyak waktu sebelum mengomentari laporan AI. Ini sangat komprehensif dan kami ingin mengambil waktu sebelum mengambil tindakan lebih lanjut,”kata juru bicara IOC Giselle Davies. Rabu (24/4) silam, empat wisatawan Amerika Serikat (AS) ditahan setelah memasang tulisan di Mount Everest.Bunyi tulisan itu, ”Satu Dunia, Satu Mimpi, Bebaskan Tibet 2008”.

Tulisan tersebut memelesetkan moto Olimpiade Beijing. Sementara pada hari yang sama, kandidat presiden Prancis Segolene Royal mengungkapkan, jika terpilih sebagai presiden, dia tidak akan mencegah boikot terhadap Olimpiade 2008. Tindakan boikot akan dibiarkan hingga China menggunakan pengaruh untuk menghentikan kekerasan di Darfur. ”Segala cara harus digunakan,”tegas Royal. China merupakan anggota Dewan Keamanan (DK) PBB yang menjadi investor minyak utama di Sudan. Beijing dinilai menjadi kunci utama untuk meredakan kekerasan di wilayah tersebut.(Washington Post/BBC/syarifudin

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/international/jelang-olimpiade-china-makin-represif.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: