SEPUTAR CHINA


China Hukum Wartawan Akibat Berita Bakpao Palsu

Posted in Uncategorized oleh Seputar China pada Agustus 14, 2007

Akibat mengungkap kasus bakpao aspal, seorang reporter Beijing TV diganjar hukuman satu tahun penjara. Inilah bukti media massa di China dikendalikan secara ketat oleh Partai komunis.

Pengadilan China pada Minggu, 12 Agutus kemarin, telah memvonis seorang wartawan televisi dengan hukuman penjara selama satu tahun. Terdakwa dituduh telah merekayasa berita yang menyebut para pembuat suatu jenis kue (bakpao) di Beijing menggunakan kardus untuk isinya. Terpidana juga didenda seribu yuan (Sekitar Rp1,2 juta). Kantor berita Xinhua melaporkan, Zi Beijia dihukum karena “merusak reputasi komoditi”.

Zi, wartawan paruh waktu untuk televisi Beijing, ditangkap setelah dia mengungkap berita tentang produk China yang bermutu sangat rendah. Menurut berita Zi, para pembuat kue bola kukus (bakpao) menggunakan kardus yang dihaluskan dengan cara direndam dalam cairan soda api lalu diberi aroma daging babi. Laporan itu menimbulkan kehebohan, apalagi China sedang disorot dunia internasional karena mengekspor makanan dan produk lainnya yang terbukti berbahaya atau mutunya sangat rendah. Atas tekanan rejim komunis China, Beijing TV telah mengemukakan berita tersebut adalah bohong dan mereka minta maaf.

Sebelumnya, tak lama setelah heboh berita tersebut, puluhan koran pemerintah China telah berikrar memberantas berita yang dianggap bohong. Sedikit-dikitnya 60 pemimpin koran yang dikendalikan oleh Partai komunis China (PKC) telah menandatangani deklarasi “memberantas habis berita bohong di semua koran dan membangun kembali kredibilitas media,” tulis kantor berita Xinhua mengutip kantor Administrasi Pers dan Penerbitan. Deklarasi itu menyebutkan semua wartawan harus teguh dalam mencari kebenaran fakta, waspada terhadap berita bohong, serta memastikan bahwa sumber beritanya otentik.

Namun, masyarakat umum percaya bahwa berita produk bakpao asli tapi palsu itu dan mengatakan penarikan berita adalah rekayasa pemerintah untuk membungkam berita yang berdampak buruk. Sebab selama ini, media massa di China dikendalikan secara ketat oleh Partai Komunis.
(Diolah dari berita Antara)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: