SEPUTAR CHINA


Banjir Badang di China

Posted in Bencana oleh Seputar China pada Juli 12, 2007

China kembali dilanda banjir badang yang menewaskan ratusan orang di propinsi Sichuan. Lingkungan alam yang rusak akibat eksploitasi hutan yang membabi-buta menjadi salah satu penyebab bencana alam itu.

Sebuah pertanda buruk untuk penguasa negeri itu. Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di China selama dua minggu terakhir ini, terus menelan korban jiwa. Jumlah korban yang disiarkan secara resmi oleh pemerintah China masih simpang siur, mungkin masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. Sejumlah media Indonesia menyebutkan angka korban sudah diatas 100 orang.  

Harian Kompas (12/7) menyebutkan lebih dari 66,3 juta warga China menderita akibat banjir dan tanah longsor yang menerjang negara itu dalam dua pekan terakhir. Sedikitnya 360 orang tewas dan 31 orang dilaporkan hilang. Sebanyak 217.000 rumah rusak dan 4,28 juta hektar lahan pertanian hancur. Kantor Pusat Pengendalian Banjir dan Kekeringan setempat mencatat kerugian akibat banjir mencapai 24,3 miliar Yuan (3,13 miliar dollar AS). B

anjir yang dipincu hujan lebat terus menerus di propinsi Sichuan di selatan China sejak awal bilan ini telah menggenangi 40 wilayah, meredam pusat-pusat kota, dan merobohkan sedikitnya dua bendungan. Enam wilayah provinsi yang dilanda banjir dan tanah longsor itu antara lain adalah Sichuan, Hubei, Henan, Shanxi, Anhui dan Jiangsu. Badai hujan di daerah tersebut, telah membanjiri jalan-jalan dan merobohkan tiang listrik. Beberapa rumah hanyut di sungai itu seperti perahu-perahu. Saya melihat sebuah rumah roboh disapu banjir setelah bagian depannya runtuh,” kata seorang penduduk lokal. Hujan diperkirakan akan turun lagi di lebih dari 10 provinsi China, sementara Sichuan. Anhui dan Jiangsu menurut Pusat Meteorologi Nasional di situsnya, akan tetap merupakan daerah yang paling parah. 

Musim banjir di China, biasanya dari Mei sampai Oktober, terkenal banyak menimbulkan korban jiwa. Pada Juni, 309 orang tewas akibat bencana-bencana alam, sebagian besar badai hujan. Pihak berwenang memperingatkan bahwa dua sampai tiga topan atau badai tropis mungkin terjadi Juli dan diperkirakan akan menyebabkan kerusakan lebih besar di daerah tenggara.

(Diolah dari berita Kompas dan Antara).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: